Rencanakan perjalanan
Kesehatan dan kebugaran
Panas dan cairan tubuh, penyakit yang sering dialami jemaah, tempat mendapatkan bantuan medis, dan saran bagi penderita penyakit kronis.
Diperbarui 23 Oktober 2026Draf: menunggu tinjauan1 menit baca
Panas dan cairan tubuh
- Minum 3–4 liter sehari, sebelum merasa haus. Zamzam tersedia gratis di seluruh kedua masjid.
- Bawa botol, payung, dan kain basah untuk leher
- Kenakan pakaian longgar berwarna terang dan tabir surya SPF 50
- Laksanakan rukun pagi-pagi atau setelah Magrib pada bulan-bulan panas
- Tanda kelelahan akibat panas: keringat berlebihan, pusing, mual, sakit kepala, nadi cepat. Masuklah ke tempat teduh atau ber-AC, minum, dan dinginkan badan. Cari bantuan jika tidak membaik.
Penyakit yang sering dialami
Gangguan pernapasan ("batuk umrah")
Keramaian, debu, dan AC menyebabkan batuk dan sakit tenggorokan. Masker di keramaian membantu, begitu juga cukup minum dan menghindari perubahan suhu mendadak.
Gangguan pencernaan
Makanlah di tempat yang ramai, sering cuci tangan, dan bawa obat diare serta oralit.
Kaki dan tungkai
Bersiaplah berjalan 10–20 km sehari. Pakai sepatu yang sudah biasa dipakai, gunakan plester lecet sejak awal, beristirahatlah, dan tinggikan kaki di hotel.
Bantuan medis
- Klinik gratis beroperasi di dalam dan sekitar kedua masjid, 24 jam
- Apotek (Nahdi, Al-Dawaa, dan lainnya) ada di mana-mana, dan apoteker bisa membantu keluhan ringan. Cari apotek terdekat.
- Rumah sakit utama dekat Haram antara lain Rumah Sakit Darurat Ajyad dan Rumah Sakit Spesialis Al-Noor di Makkah, serta Rumah Sakit King Fahd di Madinah
Penyakit kronis
- Diabetes: bawa obat dan camilan tambahan, sering periksa gula darah, pakai tanda medis, dan beri tahu teman seperjalanan
- Jemaah lansia: sering beristirahat dan jangan ragu memakai kursi roda. Lihat aksesibilitas.
- Siapa pun yang punya penyakit: periksakan diri ke dokter sebelum berangkat, bawa surat berisi daftar obat (dengan nama generik), bawa persediaan tambahan, dan miliki asuransi yang lengkap